spot_img
spot_img
Jumat, Agustus 7, 2026
BerandaUncategorizedUsai Bongkar Masjid, Lurah Desa Tobat Langsung 'Taubat' dan Minta Maaf Sambil...

Usai Bongkar Masjid, Lurah Desa Tobat Langsung ‘Taubat’ dan Minta Maaf Sambil Pasang Wajah Memelas

spot_img
TANGERANG – Gelombang protes dan kemarahan besar dari umat Islam serta warga Kampung Tegal Jaya, Desa Tobat, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang akhirnya memaksa Kepala Desa (Kades) Tobat, Endang Suherman, untuk bertekuk lutut.
Usai tindakan nekatnya mengerahkan alat berat ekskavator untuk merobohkan Masjid Jami Nurul Tijaroh (Masjid Nuruttijaroh) eks Terminal Sentiong viral dan menuai kecaman luas, Kades Endang akhirnya “tobat” dan menyampaikan permohonan maaf terbuka langsung di hadapan Penjabat (Pjs) Bupati Tangerang.
Dalam proses mediasi formal yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut, gestur sang kades mendadak berubah drastis dari yang semula terlihat arogan saat mengawal pembongkaran.
Sambil menangis sesenggukan dan memasang raut wajah memelas penuh harap agar dikasihani, ia mengakui seluruh kekhilafannya di depan pimpinan daerah dan tokoh agama.
Foto Si Pelaku Pembongkaran Mesjid (Tengah)
Foto Si Pelaku Pembongkaran Mesjid (Tengah)
Menangis Terbata-bata Memohon Belas Kasihan
Duduk bersanding dengan Bupati Tangerang dan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), mental Endang Suherman tampak runtuh menghadapi tekanan publik yang begitu masif.
Dengan suara bergetar dan air mata yang terus mengalir, ia menyampaikan rasa penyesalan terdalamnya atas pembongkaran sepihak rumah ibadah bersejarah yang sudah berdiri sejak 7 Mei 1995 tersebut.
“Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dari lubuk hati yang paling dalam kepada seluruh umat Islam, para kiai, ulama, dan khususnya warga Kampung Tegal Jaya atas kekhilafan dalam proses penataan masjid ini,” ujar Endang Suherman sembari menyeka air mata.
Tatapan lesunya terus mengarah kepada warga yang hadir, seolah memohon belas kasihan agar dirinya terhindar dari konsekuensi hukum yang lebih berat serta sanksi sosial dari masyarakat.
Alasan Pembongkaran yang Membakar Amarah Warga
Sebelumnya, aksi perataan bangunan Masjid Jami Nurul Tijaroh memicu kemarahan publik lantaran dinilai sebagai tindakan pelecehan terhadap tempat ibadah secara sepihak. Warga sangat menyayangkan pembongkaran yang terkesan buru-buru tersebut dilakukan tanpa musyawarah matang dan tanpa menyediakan tempat ibadah pengganti sementara, sehingga jamaah terlantar saat waktu salat tiba.
Di hadapan Bupati, Kades Endang berdalih bahwa pembongkaran tersebut awalnya diniatkan untuk penataan ulang kawasan kumuh eks Terminal Sentiong, agar nantinya bangunan masjid bisa dibangun kembali menjadi lebih megah dan representatif di lokasi yang baru. Namun, cara eksekusi yang kasar menggunakan alat berat justru dinilai tidak beradab oleh masyarakat luas.
Janji Sediakan Tanah Wakaf Desa 2.000 Meter Persegi
Sadar bahwa tangisan dan wajah memelas tidak cukup untuk meredam polemik, Kades Endang langsung mengeluarkan komitmen tertulis di hadapan Bupati Tangerang sebagai bentuk pertanggungjawaban nyata:
    • Hibah Lahan Baru: Pemdes Tobat secara resmi menghibahkan tanah kas desa (TKD) seluas 2.000 hingga 2.300 meter persegi di wilayah Desa Tobat untuk lokasi pembangunan masjid baru.
    • Pengawalan Pembangunan: Pihak desa bersama jajaran Pemkab Tangerang berjanji akan mengawal penuh seluruh proses pembangunan fisik struktur bangunan baru agar jamaah bisa segera beribadah dengan layak.
    • Transparansi Kebijakan: Kedepannya, setiap kebijakan yang menyangkut fasilitas umum dan rumah ibadah wajib melalui musyawarah mufakat bersama warga tanpa keputusan sepihak.

Meskipun permohonan maaf dengan wajah memelas tersebut diterima demi menjaga kondusivitas wilayah, warga Kampung Tegal Jaya menegaskan tidak akan terlena oleh air mata sang kades. Masyarakat bersama berbagai organisasi kemasyarakatan Islam menegaskan akan terus mengawal janji pembangunan ulang tersebut secara ketat sampai fisik Masjid Jami Nurul Tijaroh kembali berdiri kokoh.

spot_img
Must Read
spot_img
POPULER